Koperindo Jatim merupakan koperasi yang bergerak dibidang jasa. Bentuk pelayanan koperasi tersebut adalah menerima simpanan dan memberikan pinjaman uang kepada nasabah (kredit). Dalam melakukan kredit tersebut harus dengan persetujuan dari kepala bagian kredit. Pada analisis kredit masih banyak ditemui karyawan yang memberikan penilaian secara subjektif. Jadi sering terjadi kesalahan penilaian saat memberi pinjaman kepada calon kreditur. Maka dari itu sampai saat ini banyak sekali ditemukan kredit macet. Untuk membantu pemilihan calon kreditur yang layak perlu dibuat perhitungan yang tepat untuk pendukung keputusan. Dalam penelitian ini penulis memfokuskan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) yang digunakan untuk mencari bobot prioritas dan Simple Additive Weighting (SAW) untuk mencari alternatif terbaik. Kriteria yang digunakan adalah karakter, pendapatan perbulan, status rumah, nila jaminan, dan jumlah tanggungan. Berdasarkan hasil perhitungan yang diusulkan didapat akurasi 90%. Artinya akurasi ini mendekati nilai baik dan dapat dijadikan salah satu pedoman untuk menentukan calon nasabah yang layak mendapatkan pinjaman dari Koperindo Jatim.
Copyrights © 2022