Tujuan Penelitian untuk mengetahui apakah kemampuan berpikir kritis telah meningkat dengan menerapkan pembelajaran TASC. “penelitian tindakan kelas” digunakan untuk menggambarkan jenis penelitian ini . Pengumpulan data menggunakan lembar observasi sebagai instrumen. Tahun ajaran 2019–2020 dilaksanakan pembelajaran ini pada kelas X Pekanbaru, TKJ 2 SMKN 4. Hasil penelitian dengan menggunakan model TASC menunjukkan tingkat kompetensi berpikir kritis sebesar 69,95 persen pada kategori cukup kritis pada siklus I dan 78,20 persen dalam kategori kritis pada siklus II. Peningakatan kemampuan sebesar 8,25 persen antara siklus I dan II. Model pembelajaran TASC mungkin perlu bantuan dengan kemampuan berpikir kritis mengingat laju reaksi materi di kelas X, TKJ 2, dan SMKN 4 Pekanbaru adalah 8,25 persen.
Copyrights © 2022