Bagian penting dari konsekuensi tata kehidupan global yang ditandai kemajemukan etnis, budaya, dan agama tersebut adalah membangun dan menumbuhkan kembali sikap tasamuh dan kerukunan dalam masyarakat seperti yang terjadi di Desa Ngargoyoso. Dalam kehidupannya masyarakat Desa Ngargoyoso saling mengakui bahwa perbedaan merupakan rahmatal lil ‘alamin bagi mereka karena mereka meyakini semua makhluk Tuhan adalah sama. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui orientasi keagamaan orangtua; (2) Untuk mengetahui sikap tasamuh dan kerukunan di masyarakat Desa Ngargoyoso. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan atau field research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Masyarakat Desa Ngargoyoso sebagaian besar sudah memiliki kesadaran beragama dibuktikan dengan adanya tiga rumah ibadah aktif yang dibangun dalam satu komplek, masyarakat sadar akan pentingnya kerukunan umat dibuktikan dengan adanya kegiatan sarasehan, dibentuknya FKUB, Forum Lintas Iman dan Janur Lawu yang beranggotakan kaum muda. (2) Sikap tasamuh dan kerukukan masyarakat Desa Ngargoyoso, terdapat nilai toleransi dalam bidang praktik sosial dan Keagamaan.
Copyrights © 2023