JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023

Tindak Tutur Direktif dalam Novel Layangan Putus Karya Mommy ASF dan Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia

Linuri Sari Ratika (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Padang)
Emidar Emidar (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Padang)



Article Info

Publish Date
14 Jul 2023

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk tindak tutur direktif dan strategi bertutur dalam novel Layangan Putus karya Mommy ASF dan implikasinya dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data dari penelitian ini adalah kata atau kalimat tindak tutur direktif pada percakapan tokoh dalam novel. Sumber data penelitian ini adalah novel yang berjudul Layangan Putus karya Mommy ASF. Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, bentuk tindak tutur direktif yang ditemukan dalam novel Layangan Putus karya Mommy ASF sebanyak 156 data. Kedua, strategi bertutur yang ditemukan yaitu berterus terang tanpa basa-basi 71 tuturan, bertutur terus terang basa basi kesantunan positif 56 tuturan, bertutur terus terang basa basi kesantunan negatif 16 tuturan, bertutur samar-sama 2 tuturan, dan bertutur dalam hati 11 tuturan. Strategi bertutur yang paling dominan adalah bertutur terus terang tanpa basa-basi. Sedangkan strategi bertutur yang sedikit digunakan adalah bertutur secara samar-samar. Ketiga, penelitian ini dapat diimplikasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada materi teks novel kelas VIII.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...