Semantik adalah subbidang linguistik yang mempelajari makna. Makna terbagi menjadi dua jenis yaitu makna literal dan makna non-literal. Dalam penelitian ini, peneliti berfokus pada pembahasan makna non literal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis-jenis makna non-literal dan menjelaskan bagaimana makna non-literal itu muncul. Data dianalisis berdasarkan konsep teoritis oleh Geoffrey Leech (1981). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data diambil dari kata, frasa, dan kalimat tanpa penambahan, perubahan, atau pengurangan bagian mana pun dari sumber aslinya. Sedangkan sumber data diambil dari Majalah Vogue pada iklan fashion yang terbit pada bulan Februari-April 2022. Pengumpulan data dilakukan dengan memilih iklan fashion dari Majalah Vogue. Makalah ini menggunakan triangulasi teori untuk memvalidasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 4 jenis makna non-literal yang ditemukan di Majalah Vogue, dan terdapat 17 kalimat yang menggunakan jenis makna non-literal yaitu 11 kasus hiperbola, tiga kasus personifikasi, dua kasus metafora. dan satu kasus metonimi. Hiperbola menjadi jenis makna non-literal yang paling dominan karena pengiklan berusaha untuk menarik minat pembaca dan mendapatkan perhatian pada iklan mereka.
Copyrights © 2023