Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru SDN Balongsari I/500 Surabaya terhadap keberlanjutan pembelajaran daring pasca pandemi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan sumber data utama (primer) adalah guru kelas V di SDN Balongsari I/500 Surabaya dan sumber data sekunder melalui buku dan artikel ilmiah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah triangulasi teknik dan sumber. Triangulasi teknik meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan triangulasi sumber meliputi guru kelas V, kepala sekolah, dan perwakilan wali murid kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlanjutan pembelajaran daring dari persepsi guru kelas V yaitu (1) Aspek hambatan adalah ketiadaan wali murid di rumah dikarenakan sedang bekerja, sehingga tidak dapat mendampingi anaknya dalam pembelajaran daring; (2) Aspek solusi adalah memberdayakan keberadaan siswa; (3) Aspek tantangan adalah kemampuan guru untuk terus berkembang; serta (4) aspek proyeksi pembelajaran daring adalah pembelajaran tatap muka langsung merupakan pembelajaran yang ideal.
Copyrights © 2023