Susu formula adalah susu yang terbuat dari susu sapi atau kedelai yang telah dimodifikasi. Pemberian susu formula bayi harus disesuaikan dengan umur, kondisi bayi, dan sesuai dengan takaran saji. Menurut World Health Organization (WHO) atau Food and Agriculture Organization (FAO) pada tahun 2007, bubuk susu formula bayi tidak steril. Bahan tersebut mengandung bakteri yang dapat menyebabkan penyakit serius pada bayi. Hal ini didukung penemuan dari badan POM Amerika yang menemukan 14% susu formula terkontaminasi Enterobacter sakazakii (Cronobacter spp.). Bakteri pada susu mampu memperbanyak diri setiap 20 menit maka dianjurkan jangan mengkonsumsi susu yang sudah disiapkan lebih dari 2 jam. Kebaruan peneitian ini karena meneliti tentang bakteri pathogen pada minuman susu formula 2 jam setelah diseduh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cemaran bakteri patogen pada minuman susu formula 2 jam setelah diseduh. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 5 sampel susu formula 2 jam setelah diseduh. Data dianalisa dengan univariat yaitu dengan pengamatan secara makroskopis dan mikroskopis lalu dihitung menggunakan rumus persentase dengan rumus frekuensi jumlah sampel yang positif bakteri patogen dibagi jumlah sampel. Hasil dari penelitian ini ditemukan adanya bakteri patogen dengan persentase 100% yang terdiri dari jenis Bacillus cereus dengan persentase 60% dan Bacillus licheniformis dengan persentase 40%. Kesimpulan penelitian ini adalah ditemukan adanya pertumbuhan bakteri patogen (100%) dari 5 sampel yang diidentifikasi.
Copyrights © 2023