Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah guru PJOK memiliki panduan penilaian aspek afektif dan aspek psikomotor pada mata pelajaran pjok dengan metode hybrid-learning. Penelitian ini memakai metode penelitian kuantitatif. Sampelnya ialah guru PJOK SMP Negeri 1 Banjarbaru sebanyak 4 orang. Analisis data menggunakan statistik deskriptif yang disajikan dalam presentase. Teknik Sampel yang digunakan adalah Total Sampling. Dari kesimpulan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa guru PJOK di SMP Negeri 1 Banjarbaru sudah memiliki panduan penilaian aspek afektif dan aspek psikomotor saat pembelajaran dengan metode hybrid-learning, tetapi guru masih belum bisa membuktikan secara autentik terhadap dokumentasi tersebut.
Copyrights © 2022