Abdul Hamid
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Penguatan Kompetensi Profesional Guru MGMP Kimia: Pengembangan Instrumen Evaluasi Diagnostik Multi–tier Arif Sholahuddin; Rizki Nur Analita; Syahmani Syahmani; Atiek Winarti; Abdul Hamid; Bambang Suharto; Iriani Bakti
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i2.2809

Abstract

Pelaksanaan evaluasi pembelajaran merupakan salah satu kompetensi profesional guru yang penting untuk mengukur kualitas hasil belajar siswa. Pada mata pelajaran kimia, evaluasi pembelajaran tersebut perlu dilakukan secara detil hingga diketahui sejauh mana pemahaman konsep yang dimiliki siswa. Salah satu instrumen evaluasi pembelajaran yang dapat digunakan adalah tes diagnostik bentuk bertingkat atau multi–tier. Beberapa penelitian di Indonesia melaporkan bahwa guru cenderung mengalami kesulitan dalam mengembangkan instrumen evaluasi yang berbasis diagnostic multi–tier. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berikut bertujuan untuk membantu guru menjadi terampil dalam mengembangkan instrumen evaluasi diagnostik multi–tier. Peserta kegiatan adalah seluruh guru kimia dari MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Kimia Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Kegiatan PkM dilaksanakan sebanyak dua kali secara daring. Metode kegiatan meliputi: (1) Penyampaian materi oleh narasumber; (2) Diskusi dan tanya–jawab antara narasumber dengan peserta; (3) Penugasan kepada peserta; dan (4) Evaluasi hasil penugasan. Instrumen evaluasi diagnostik multi–tier yang telah dikembangkan oleh peserta kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat diharapkan dapat menguatkan kompetensi profesional guru Kimia Implementation of learning evaluation is one of the teacher's professional competence that is important to survey students' quality of learning outcomes. The evaluation in chemistry subject needs to be done detailly in determining how students understand the concepts. One of the learning evaluation instruments that can be used is multi-tier diagnostic. Several studies in Indonesia reported that teachers experience difficulties developing evaluation instruments based on multi-tier diagnostic. The following community service activities aimed to help teachers become skilled in developing multi-tier diagnostic evaluation instruments. Participants in the activity were all chemistry teachers from the MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) of Barito Kuala Regency, South Kalimantan. The activity was carried out twice online. Methods of activity included: (1) Delivering material by the speakers; (2) Discussions between speakers and participants; (3) Assigning participants; and (4) Evaluating the assignment's result. There was expected that the multi-tier diagnostic evaluation instruments developed by participants of community service could strengthen their professional competence.
Pelatihan Pembuatan Artikel Bagi Guru MGMP Kimia Kabupaten Hulu Sungai Utara Rusmansyah Rusmansyah; Abdul Hamid; Misbah Misbah; Lili Rahmawati
Carmin: Journal of Community Service Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Borneo Research and Educatin Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.944 KB) | DOI: 10.59329/carmin.v2i1.74

Abstract

Masih banyaknya guru yang belum memahami dan terbatasnya kemampuan guru MGMP Kimia Kabupaten HSU karena belum terbiasa dalam membuat artikel ilmiah. Hal ini mendorong tim pengabdian atau tim program dosen wajib mengabdi (PDWA) melakukan pelatihan dan pendampingan terkait hal tersebut. Oleh karena itu dilakukan pelatihan pembuatan artikel bagi guru MGMP Kimia Kabupaten HSU. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan para guru untuk membuat artikel ilmiah dari hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Metode pelaksanaan kegiatan mengadopsi pola pelaksanaan penelitian tindakan meliputi empat tahap yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Kegiatan dilaksanakan secara online via zoom meeting. Berdasarkan hasil pelatihan diperoleh bahwa terjadi peningkatan pemahaman guru tentang cara pembuatan artikel ilmiah dan respon guru terhadap kegiatan pelatihan memiiki kategori sangat baik. Pelatihan ini dapat meningkatkan pemahaman guru tentang cara pembuatan artikel ilmiah sehingga dapat membuat dan menghasilkan suatu karya berupa artikel ilmiah yang dapat dipublikasikan.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLA BESAR GERAK MANIPULATIF MENENDANG DAN MENGGIRING PADA PESERTA DIDIK KELAS X DI SMAN 1 MARTAPURA I Gusti Kadek Agus Indrawan; Edwin Wahyu Dirgantoro; Abdul Hamid
MULTILATERAL PJKR JPOK Vol 2 No 2 (2021): Volume 2 Nomor 2, Juni 2021
Publisher : Progran Studi Pendidikan Jasmani JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mpj.v2i2.909

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan media pembelajaran dalam pembelajaran permainan bola besar gerak manipulatif menendang dan menggiring pada peserta didik kelas X di SMAN 1 Martapura. Media yang digunakan dalam penelitian ini adalah media gambar (picture and picture). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan dilakukan dalam dua kali pertemuan observasi. Sempel dalam penelitian ini adalah kelas X MIPA 1 di SMAN 1 Martapura. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan persentase. Hasil analisis data dilihat dari hasil belajar pada pertemuan observasi akhir. Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan, hasil pertemuan awal (observasi awal) dapat mengetahui permasalahan-permasalahan yang terjadi. Pada observasi akhir peserta didik yang mencapai ketuntasan dengan standar nilai KKM 75 berjumlah 30 orang dengan persentase 88,24% dan yang tidak mencapai standar nilai KKM berjumlah 4 orang dengan persentase 11,76%. Berdasarkan hasil analisis data diatas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam penggunaan media gambar pada proses pembelajaran permainan bola besar gerak manipulatif menendang dan menggiring dapat membantu dan meningkatkan kemampuan psikomotor dalam koordinasi gerak yang baik serta motivasi peserta didik pada kelas X di SMAN 1 Martapura dalam belajar. Dengan penggunaan media pembelajaran berupa media gambar pada proses pembelajaran permainan bola besar gerak manipulatif menendang dan menggiring di SMAN 1 Martapura dapat dinyatakan efektiv.
HUBUNGAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN KELAS V A SDN 1 GUNTUNG MANGGIS Haybi Septiani; Edwin Wahyu Dirgantoro; Abdul Hamid
MULTILATERAL PJKR JPOK Vol 2 No 2 (2021): Volume 2 Nomor 2, Juni 2021
Publisher : Progran Studi Pendidikan Jasmani JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mpj.v2i2.912

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan belajar dengan prestasi belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan peserta didik kelas V A SDN 1 Guntung Manggis. Adapun Penelitian yang digunakan adalah ex post facto korelasi. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah kelas V A yang mana kelas V terdiri dari 2 rombongan belajar yang ada di SDN 1 Guntung Manggis. Jumlah sampel dalam penelitian ini 28 peserta didik. “Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner berupa angket untuk memperoleh data variabel kebiasaan belajar dan studi dokumentasi untuk memperoleh data variabel prestasi belajar”. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS. Berdasarkan hasil analisis data tingkat kualitas kebiasaan belajar peserta didik kelas V A SDN 1 Guntung Manggis adalah sangat baik. Rerata prestasi belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan yang diperoleh adalah 89,5. Hasil prestasi belajar yang diperoleh adalah sangat baik. Tidak adanya korelasi yang cukup kuat antara kebiasaan belajar dengan prestasi belajar mata pelajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan pada peserta didik kelas V A SDN 1 Guntung Manggis. Hal ini berarti apabila kebiasaan belajar PJOK baik/kurang maka tidak akan berpengaruh terhadap prestasi belajar.
PERENCANAAN EVALUASI SUMATIF ASPEK KOGNITIF MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN PADA KELAS VIISEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI MARTAPURA Solid Dirgantara Gultom; Rahmadi Rahmadi; Abdul Hamid
MULTILATERAL PJKR JPOK Vol 2 No 2 (2021): Volume 2 Nomor 2, Juni 2021
Publisher : Progran Studi Pendidikan Jasmani JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mpj.v2i2.914

Abstract

Perencanaaan evaluasi sumatif dalam aspek kognitif yang dibuat guru mata pelajaran pendidikan jasmani bertujuan untuk mempermudah guru mata pelajaran pendididikan jasmani olahraga dan kesehatan agar dapat melihat sejauh mana murid memahami materi yang diajarkan. Mengingat betapa pentingnya hasil dari penilaian sumatif yang dilakukan guru mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan sabagai data berupa dokumen yang bisa menjadi gambaran serta tolak ukur untuk guru, murid, wali murid, dan sekolah. Berdasarkan hasil dari penelitian ini bisa diperoleh kesimpulan bahwa penilaian sumatif yang di lakukan oleh guru mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan dalam aspek kognitif pada sekolah menengah pertama kelas VII di Martapura belum sepenuhnya karena terkendala oleh waktu dan wabah covid-19/corona.
EVALUASI PEMBELAJARAN PJOK PADA SAAT PANDEMI COVID-19 DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DI KECAMATAN BANJARMASIN TIMUR Masri Masri; Muhammad Mulhim; Abdul Hamid
MULTILATERAL PJKR JPOK Vol 3 No 3 (2022): Volume 3 Nomor 3, September 2022
Publisher : Progran Studi Pendidikan Jasmani JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mpj.v3i3.1527

Abstract

Penelitian yang penulis lakukan disini adalah menggunakan penelitian kuantitatif dalam metode ex post facto. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Pertama Kecamatan Banjarmasin Timur dan informan dalam penelitian ini adalah guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Penulis menggunakan pembagian kuesioner atau angket dan dokumen autentik dari guru yang digunakan saat penilaian. Di dalam pembahasannya digunakan deskriptif kuantitatif yaitu menemukan pengetahuan yang menggunakan data beruapa angka sebagai alat menganalisis. Dari hasil penelitian yang dilakukan penilaian secara daring pada mata pelajaran PJOK di Sekolah Menengah Pertama Negeri Kecamatan Banjarmasin Timur sudah cukup baik, namun belum sepenuhnya memenuhi kaidah penilaian sesuai buku panduan penilaian revisi 2018.
INSTRUMEN PENILAIAN ASPEK AFEKTIF DAN ASPEK PSIKOMOTOR PADA MATA PELAJARAN PJOK DENGAN METODE HYBRID LEARNING DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 KOTA BANJARBARU Norhalisah Norhalisah; Rahmadi Rahmadi; Abdul Hamid
MULTILATERAL PJKR JPOK Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 Nomor 2, Juni 2022
Publisher : Progran Studi Pendidikan Jasmani JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mpj.v3i2.1538

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mengetahui berlangsungnya penilaian aspek afektif dan aspek psikomotor dalam pembelajaran pjok menggunakan metode hybrid di SMPN 1 Banjarbaru. Penelitian ini memakai model penelitian kuantitatif.Sampel dari penelitian ini merupakan guru PJOK SMPN 1 Banjarbaru sebanyak 4 orang analisis data menggunakan statistik deskriptif yang disajikan dalam presentase. Teknik sampel yang di pakai adalah total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrument dan Teknik penilaian yang di gunakan guru PJOK di SMPN 1 Banjarbaru dengan hasil wawancara kurang dan hasil dari dokumentasi kurang sekali. Dari kesimpulan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa instrument dan Teknik penilaian aspek afektif dan aspek psikomotor yang di gunakan pembelajaran menggunakan metode hybrid belum bisa di tunjukkan secara autentik khususnya instrument yang di gunakan.
HASIL GUNA PENILAIAN PADA PEMBELAJARA PJOK DI SMPN 1 BANJARBARU Siti Maulida; Rahmadi Rahmadi; Abdul Hamid
MULTILATERAL PJKR JPOK Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 Nomor 1, Maret 2022
Publisher : Progran Studi Pendidikan Jasmani JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mpj.v3i1.1545

Abstract

Pada penelitian ini peneliti memiliki tujuan untuk mengetahui hasil guna penilaian pada pembelajaran PJOK hanya sampai dengan rapot atau di arah kan ke prestasi pada peserta didik di SMPN 1 Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan penelitian kuanlitatif dengan metode ex post facto Sampel dari penelitian adalah guru PJOK di SMP Negeri 1 Banjarbaru sebanyak 4 orang. Pada penelitian ini peneliti menggunakan analisis data yaitu statistic deskriptif yang disajikan dalam presentasi. Teknik Sampel yang digunakan Sampling Purposive dengan pertimbangan SMPN 1 merupakan sekolah favorit di Banjarbaru. Pada penelitian ini maka didapatkan hasil guna atau manfaat penilaian hasil belajar pada mata pelajaran PJOK di SMPN 1 Kota Banjarbaru bahwa tidak terlaksananya atau tidak ada tindak lanjut ke arah prestasi bagi siswa yang mendapatkan penilaian bagus dalam pembelajaran PJOK.
PANDUAN PENILAIAN ASPEK AFEKTIF DAN ASPEK PSIKOMOTOR PADA MATA PELAJARAN PJOK DENGAN METODE HYBRID-LEARNING DI SMP NEGERI 1 BANJARBARU Munasya Nur Awalin; Rahmadi Rahmadi; Abdul Hamid
MULTILATERAL PJKR JPOK Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 Nomor 1, Maret 2022
Publisher : Progran Studi Pendidikan Jasmani JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mpj.v3i1.1546

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah guru PJOK memiliki panduan penilaian aspek afektif dan aspek psikomotor pada mata pelajaran pjok dengan metode hybrid-learning. Penelitian ini memakai metode penelitian kuantitatif. Sampelnya ialah guru PJOK SMP Negeri 1 Banjarbaru sebanyak 4 orang. Analisis data menggunakan statistik deskriptif yang disajikan dalam presentase. Teknik Sampel yang digunakan adalah Total Sampling. Dari kesimpulan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa guru PJOK di SMP Negeri 1 Banjarbaru sudah memiliki panduan penilaian aspek afektif dan aspek psikomotor saat pembelajaran dengan metode hybrid-learning, tetapi guru masih belum bisa membuktikan secara autentik terhadap dokumentasi tersebut.
MOTIVASI DAN TINGKAT KETEPATAN FOREHAND DRIVE PADA PESERTA DIDIK EKSTRAKURIKULER TENIS MEJA MTSN 6 BANJAR Sahra Wardi; Abdul Hamid; Ramadhan Arifin
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v10i2.3612

Abstract

This research aims to determine the motivation and level of accuracy of the forehand drive in the MTsN 6 Banjar table tennis extracurricular. The method used was quantitative descriptive with a porposive sampling technique with a sample of 16 students out of 20 students. The instruments used are in the form of a questionnaire and a test of the level of forehand drive accuracy. From the results of the questionnaire, it can be seen that students have motivation in the good category 45% of the 236 answers, the very good category 40% of the 212 answers, the medium category 14% of the 14% answers, the poor category 1% of the 6 answers. Meanwhile, the level of forehand drive accuracy from the 16 samples was 6.3% or 1 participant was in the good category, 12.5% or 2 participants were in the sufficient category, 18.8% or 3 participants were in the poor category, 62.5% or 10 participants were in the good category. very poor category. The difficulty experienced by students is that when making a shot, students are not calm when the ball hits the bet, so that the ball still goes out of court, hits the net, and the ball bounces too high on the table. When practicing precise forehand drive shots, it is hoped that students will hit the ball in places that are difficult for the opponent to reach, where when performing accurate forehand drive shots it will indirectly make things difficult for the opponent.