Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang “Pengaruh Layanan Orientasi Dalam Meningkatkan Penyesuaian Diri Siswa Kelas X di SMAN 1 Cibungbulang Bogor”. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian Pre-Eksperimen desain Quasi Experimen Design . Data dan sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas X. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah berjumlah 66 siswa. Instrumen yang digunakan adalah angket, pedoman wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisa data dilakukan dengan menggunakan Uji-T (Uji Independent Sample Test). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, maka sebagaimana dasar pengambilan keputusan dapat disimpulkan bahwa H0ditolak dan H1 diterima, sehingga ada perbedaan atau pengaruh yang signifikan (nyata) antara rata-rata post-test kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan layanan orientasi dan kelompok kontrol yang tidak diberikan layanan orientasi.Implikasi penelitian adalah bahwa dengan keterampilan dan kompetensi, diharapkan guru bimbingan dan konseling dapat melakukan program atau layanan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa sehingga ia mudah beradaptasi dalam komunikasi sosial baik di sekolah atau masyarakat. Peran penting dari layanan orientasi adalah untuk meningkatkan adaptasi siswa yang baik melalui banyak program yang mendukung proses pembelajaran di sekolah.
Copyrights © 2020