Pencak silat merupakan seni bela diri yang diwariskan secara turun temurun sebagai bentuk kekayaan bagi bangsa Indonesia. Dalam perkembangannya, pencak silat selain memiliki unsur jasmani, rohani, seni dan olah raga, juga memiliki nilai matematis. Penelitian ini bertujuan untuk menggali unsur matematika dalam pencak silat pencak silat Cimande. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap narasumber yaitu pelatih dan pejuang. Data dianalisis dengan menggunakan desain Spradley yang dibagi menjadi empat analisis yaitu analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial dan analisis tema budaya. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pada gerak dasar pencak silat Cimande ditemukan konsep sudut yaitu sudut tumpul, sudut lancip, dan sudut siku-siku. Selain itu juga ditemukan konsep geometri dua dimensi yaitu bangun datar segitiga dan layang-layang.
Copyrights © 2023