Perkembangan Industri 4.0 pada lingkungan bisnis yang kompleks membuat organisasi melakukan penyesuaian strategi seiring berkembangnya inovasi otomatisasi, super computer, artificial intelligence, dan fleksibilitas pola kerja berbasis digital. Technology Acceptance Model (TAM) adalah sistem informasi yang membuat model tentang bagaimana pengguna bersedia menerima dan menggunakan teknologi. Model ini pertama kali diperkenalkan oleh Davis pada tahun 1989. Kedua variabel model TAM yaitu kemanfaatan (usefulness) dan kemudahan penggunaan (ease of use) dapat menjelaskan aspek keperilakuan pemakai. Ciri khas dari Model TAM adalah sederhana namun bisa memprediksi penerimaan maupun penggunaan teknologi. Tujuan penulisan paper ini adalah untuk mengamati apakah konsep dan metode tersebut masih relevan serta efektif untuk digunakan berdasarkan literatur pada berbagai sektor industri. Hasilnya menunjukan bahwa TAM adalah model yang dapat menjelaskan bahwa persepsi pemakai akan menentukan sikapnya dalam penerimaan penggunaan teknologi informasi masih sangat relevan untuk digunakan saat ini dalam berbagai sector usaha.
Copyrights © 2022