Jurnal Manusia dan Lingkungan
Vol 25, No 2 (2018): 2

STATUS KEBERLANJUTAN RUANG TERBUKA HIJAU SEBAGAI CADANGAN KARBON DI KOTA PEKANBARU (The Sustainability Status of Green Open Space as Carbon Stock in Pekanbaru City)

Sri Wulandari (Program Doktor Ilmu Lingkungan, Fakultas Pasca Sarjana, Universitas Riau, Jalan Pattimura No. 9 Pekanbaru 28131)
Rifardi Rifardi (Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan, Universitas Riau, Jalan Bina Widya Km. 5 Panam Pekanbaru 28293)
Aslim Rasyad (Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Riau, Jalan Bina Widya Km. 5 Panam Pekanbaru 28293)
Yusmarini Yusmarini (Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Riau, Jalan Bina Widya Km. 5 Panam Pekanbaru 28293)



Article Info

Publish Date
30 May 2018

Abstract

AbstrakRuang Terbuka Hijau (RTH) merupakan ruang dengan vegetasi yang berfungsi sebagai penyerap gas karbondioksida (CO2) dalam bentuk karbon tersimpan sehingga dapat tercapai suatu kualitas lingkungan udara kota yang bersih dan nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status dan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat keberlanjutan RTH publik sebagai cadangan karbon di Kota Pekanbaru. Data diperoleh melalui metode survey, pengamatan dan wawancara dianalisis menggunakan Multi Dimensional Scaling (MDS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan RTH publik Kota Pekanbaru termasuk kurang berkelanjutan (49,57). Dimensi sosial (52,24) dinilai cukup berkelanjutan. Sementara dimensi ekologi (46,23), ekonomi (49,91), dan kelembagaan (49,93) tergolong kurang berkelanjutan. Secara umum disimpulkan bahwa pengelolaan RTH Kota Pekanbaru tergolong kurang berkelanjutan. Peningkatan indeks dan status keberlanjutan pengelolaan RTH Kota Pekanbaru perlu diupayakan dalam perspektif pembangunan kota berkelanjutan. AbstractGreen Open Space (GOS) is a space with vegetation that serves as an absorber of carbondioxide gas (CO2) in the form of carbon is stored so that a good quality of clean and comfortable city air environment could be achieved. This study aimed to analyze the status and the factors that affect the level of sustainability of public green space as a reserve of carbon in Pekanbaru. Data obtained through the survey, observation, and interviews method were analyzed using Multi Dimensional Scaling (MDS). The results showed that the management of public green space was less sustainable (49.57). The social dimension (52.24) is considered quite sustainable. While the dimensions of the ecological (46.23), economic (49.91), and institutional (49,93) relatively less sustainable. In general the management of Pekanbaru City GOS relatively less sustainable. Improving index and sustainability status RTH Pekanbaru City management needs to be pursued in the perspective of sustainable urban development.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

JML

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Humanities Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Environmental Science Social Sciences

Description

Jurnal Manusia dan Lingkungan is published by the Center for Environment Studies, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia. The journal is focused to the relationship between people and its environment that are oriented for environmental problems solving. Jurnal Manusia dan Lingkungan receives ...