Fenomena menarik pada UMKM di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) adalah adanya potensi tetapi tidak didukung dengan metode bisnis yang kekinian. Para pelaku usaha, khususnya pebisnis lokal masih menerapkan cara-cara konvensional, sehingga usaha tidak berkembang dan kalah dalam persaingan usaha dengan pebisnis pendatang. Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah mengenalkan digitalisasi usaha. Digitalisasi adalah perubahan dari sistem konvensional ke digital sebagai upaya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi bisnis UMKM. Metode pendekatan yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Berdasarkan hasil pelatihan dan penyuluhan, pengamatan lapangan dan diskusi bersama pelaku UMKM di Kabupaten TTS menunjukkan bahwa para pelaku usaha menyadari pentingnya digitalisasi usahanya melalui penerapan e-marketing, transaksi non-tunai dan aplikasi pembukuan berbasis teknologi. Untuk itu, pelaku UMKM perlu meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan dalam digitalisasi usahanya. Pemerintah Kabupaten TTS dapat melakukan pembinaan dan pengawasan UMKM dengan menyediakan pelatihan, penyuluhan dan fasilitasi pendanaan serta menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi dan asosiasi usaha dalam mewujudkan digitalisasi UMKM
Copyrights © 2023