Tanaman Bintaro (Cerbera manghas L) merupakan tanaman yang berasal dari family Apocynaceae yang memiliki khasiat antifungi, insektisida, antioksidan, dan antitumor. Cerberin yang terkandung dalam biji buah bintaro merupakan senyawa metabolit beracun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi Toksisitas akut ekstrak etanol biji buah bintaro terhadap larva Artemia sallna Leach, dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) yang ditunjukkan dengan nilai Lethal Consentration-50 (LC50). Penelitian ini menggunakan 300 ekor larva Artemia salina Leach yang dibagi menjadi 6 kelompok, terdiri dari 1 kelompok kontrol negatif dan 5 kelompok konsentrasi ekstrak yaitu 50 ppm, 100 ppm, 500 ppm, 1000 ppm, dan 1500 ppm. Masing-masing kelompok terdiri dari 10 ekor larva dengan replikasi 5 kali untuk tiap kelompok perlakuan. Hasil pengamatan didapat dari jumlah larva yang mati 24 jam setelah pemberian bahan uji. Berdasarkan data, LC50 Ekstrak etanol biji buah bintaro ditentukan dengan analisis grafik regresi linier. Hasil penelitian ini menunjukkan harga LC50 dari ekstrak etanol biji buah bintaro bersifat sangat toksik. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol biji buah bintaro memiliki potensi toksisitas akut terhadap larva Artemia salina Leach. menurut metode BSLT.
Copyrights © 2023