Stevia (Stevia rebaudiana Bertoni) merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang dikenal luas sebagai sumber pemanis alami. Ekstrak tanaman stevia diketahui memiliki aktivitas sebagai antioksidan, antidiabetes, antiinflamasi, dan antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan terhadap aktivitas antioksidan ekstrak stevia yang diekstrak dengan menggunakan metode ekstraksi berbantuan gelombang mikro. Penelitian dilakukan dengan dalam beberapa tahap diantaranya sortasi dan pemisahan bagian tumbuhan stevia (daun, batang, dan akar), pengeringan sampel dengan menggunakan metode pengeringan yang berbeda (sinar matahari langsung, sinar matahari tidak langsung, dan dehidrator), karakterisasi simplisia (uji kadar air dan kadar abu), ekstraksi dengan menggunakan gelombang mikro, uji fitokimia, dan uji aktivitas antioksidan dengan metode peredaman radikal DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Secara keseluruhan, tanaman stevia yang dikeringkan dengan metode yang berbeda dan diekstrak menggunakan metode ekstraksi berbantuan gelombang mikro memiliki aktivitas antioksidan yang sangat lemah dengan nilai IC50 tertinggi diperoleh dari ekstrak daun stevia yang dikeringkan dengan dehidrator sebesar 363,49 μg/mL.
Copyrights © 2023