Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di SD Kota Banjarmasin melalui penerapan tujuh komponen manajemen pada MBS. Penelitian ini berjenis deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sebanyak lima Kepala Sekolah/Wakil Kepala Sekolah/pengajar di jenjang SD sederajat di Kota Banjarmasin yang terdiri dari SD negeri dan swasta diwawancarai mengenai implementasi MBS sesuai dengan kondisi dan situasi di sekolahnya masing-masing berdasarkan indikator MBS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada manajemen kurikulum dan pembelajaran, semua sekolah telah melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kurikulum. Kemudian, pada manajemen peserta didik, semua sekolah melaksanakan PPDB sesuai dengan ketentuan dan melakukan program pembinaan karakter disiplin, BK, kesehatan, dan keamanan. Selanjutnya, pada manajemen pendidik dan tendik, setiap sekolah memiliki ragam perencanaan, pengadaan, perekrutan, serta pembinaan pendidik dan tendik. Pada manajemen sarana dan prasarana, semua sekolah memiliki ragam perencanaan, pengadaan, pengawasan, pemeliharaan, inventarisasi, dan penataan sarana dan prasarana. Adapun untuk manajemen keuangan dan pembiayaaan, semua sekolah memperoleh dana BOS dari Pemerintah serta memiliki ragam perencanaan, penyusunan, implementasi, serta evaluasi RKAS. Untuk manajemen hubungan sekolah dan masyarakat, semua sekolah membina dan melibatkan masyarakat sekitar pada kegiatan sekolah tertentu. Terakhir, pada manajemen budaya dan lingkungan sekolah, semua sekolah memiliki visi dan misi yang jelas. Secara umum, komponen MBS terlaksana di kelima sekolah tersebut walaupun belum sepenuhnya sempurna.
Copyrights © 2023