Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) bagaimana tingkat kemampuan merancang pembelajaran pada guru di SD Negeri Konconegoro 03 Kabupaten Batang sebelum pelaksanaan kegiatan workshop terstruktur?, 2) bagaimana proses pelaksanaan kegiatan workshop terstruktur dalam meningkatkan kemampuan merancang pembelajaran pada guru di SD Negeri Konconegoro 03 Kabupaten Batang?, 3) bagaimana tingkat kemampuan merancang pembelajaran pada guru di SD Negeri Konconegoro 03 Kabupaten Batang setelah pelaksanaan kegiatan workshop terstruktur? Penelitian ini bertujuan: 1) mendeskripsikan tingkat kemampuan merancang pembelajaran pada guru di SD Negeri Konconegoro 03 Kabupaten Batang sebelum pelaksanaan kegiatan workshop terstruktur, 2) mendeskripsikan proses pelaksanaan kegiatan workshop terstruktur dalam meningkatkan kemampuan merancang pembelajaran pada guru di SD Negeri Konconegoro 03 Kabupaten Batang, 3) mendeskripsikan tingkat kemampuan merancang pembelajaran pada guru di SD Negeri Konconegoro 03 Kabupaten Batang setelah pelaksanaan kegiatan workshop terstruktur. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah (PTS). Setiap siklus terdiri dari tiga tahap kegiatan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan dan pengamatan, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru di SD Negeri Konconegoro 03 Kabupaten Batang yang berjumlah 10 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dan lembar penilaian kinerja guru. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan pada Siklus I, kemampuan guru dalam merancang pembelajaran berada pada rerata keseluruhan aspek sebesar 24,14 (masuk kategori tinggi). Adapun pada Siklus II rerata skor menjadi menjadi 26,42 (masuk kategori tinggi). Artinya, guru dapat memperdalam dan mengimplementasikan keilmuan yang didapat ke dalam tugas pokoknya, yakni merancang pembelajaran untuk diimplementasikan pada proses pembelajaran.
Copyrights © 2022