At this time, the growth of digital world and globalisation influences the evolution of poem. Globalisation and internet era giving an impact to a new medium for poems to be known, that is social media platforms. Instagram, is a new mediums for pack up a poem, although in the end the poem will be published as a book. The generation of millennials are close with digital media these days become an opportunity to increase the literacy level to teenagers. Plenty of writers starting to have their own Instagram account and active creating masterpieces on that platform. Based on that matter, concluded that poems still be fancied. The bigger audience could be increased by expanding the work media from social media and illustration as complimentary of the poem. ABSTRAK Pada saat ini, perkembangan dunia digital dan globalisasi turut mempengaruhi perkembangan puisi. Globalisasi dan era internet memberikan pengaruh berupa sarana media baru bagi puisi untuk dikemas yaitu social media platforms. Instagram merupakan media baru untuk mengemas sebuah puisi, walau pada akhirnya dapat diterbitkan menjadi sebuah buku. Dekatnya generasi milenial dengan media digital pada saat ini menjadi peluang untuk meningkatkan jumlah remaja yang membaca karya puisi dan dapat menambah tingkat literasi pada remaja. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif. Hasil menunjukkan banyak dari para penulis yang mulai memiliki akun instagram dan aktif berkarya melahirkan konten karya puisi yang dilengkapi dengan desain visual yang menarik. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa puisi dengan didukung desain visual yang menarik banyak digemari bahkan dicintai kaum milenial. Pembaca yang lebih luas dapat ditingkatkan dengan mengembangkan media berkarya lewat media sosial dan ilustrasi sebagai pendukung dari puisi tersebut.
Copyrights © 2021