Dakwah dalam konteks sosio-kultural memerlukan variasi pendekatan keilmuan yang melintas batas wilayah deduktif. Dalam menyoroti pengembangan diri, maka dikemukakan beberapa teori sebagai berikut: (1) pengembangan potensi; (2) adaptasi lingkungan; (3) pengembangan keunikan secara menyeluruh; (4) pengembangan karakter; dan (5) proses sosialisasi diri. Kelima teori di atas adalah berkaitan dengan proses, sementara itu contentnya berhubungan dengan aqidah, ibadah dan akhlak.
Copyrights © 2021