Pemasangan prosthesis akan dapat mengembalikan kepercayaan diri pasien, karena dapat melakukan aktifitas sehari hari. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan tipe penelitian menggunakan tipe studi kasus. Peneliti melakukan observasi pada pasien yang sudah menggunakan transtibial prosthesis dan bisa melakukan aktivitas sehari hari secara mandiri. Pengambilan data menggunakan wawancara dengan analisis isi dan observasi pada subjek yang berjumlah 1 orang yang berusia 29 tahun. Hasil penelitian menunjukan gambaran diri subjek mampu menerima keadaan dirinya dengan baik walau harus melalui proses terlebih dahulu. Selain faktor penggunaan transtibial prosthesis ada faktor lain yang mempengaruhi penerimaan diri setelah amputasi. Faktor yang mempengaruhi penerimaan diri adalah faktor internal yang berupa aspirasi realistis, keberhasilan, perspektif diri, wawasan sosial, konsep diri yang stabil dan faktor eksternal yang berupa dukungan dari keluarga dan lingkungan sehingga subjek memiliki penerimaan diri yang baik.
Copyrights © 2018