Nuansa : Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan
Vol 12, No 1 (2019): Juni

TUHAN DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN

Iim Fahimah (Unknown)



Article Info

Publish Date
14 Aug 2019

Abstract

"Tuhan” pada umumnya dipakai untuk merujuk kepada suatu zat abadi dan supranatural. Bagi rumpun agama samawi, kata Tuhan sendiri biasanya mengacu pada Allah, yang diyakini sebagai zat yang Maha sempurna, pemilik langit dan bumi yang disembah manusia. Dalam bahasa Arab kata ini sepadan dengan kata rabb. Menurut Ibnu Atsir, Tuhan dan tuan secara bahasa diartikan pemilik, penguasa, pengatur, pembina, pengurus dan pemberi nikmat. Kata Allah saja dalam dalam Al-Qur’an disebut 2697 kali, sedangkan kata Rabb (Rabb, Rabbi, Rabbuna, rabbukum dan Rabbuhu) sebanayak 839 kali,sedangkan kata Ilah (Ilahun, Ilahi, Ilahuna Ilahukum Alihatun, Alihati, Alihihatuna Alihatukum) ada 147 kali. Belum lagi semacam kata Wahid, Ahad,  atau kalimat yang menafi kan ada sekutu baginyna baik dalam perbuatan atau wewenang menetapkan hukum atau kewajaran beribadah kepada selain-Nya atau penjelasan lain yang semuanya mengarah penjelasan tentang tauhid. Tuhan dan fi trah adalah dua kata yang tidak bisa dipisahkan karena  fi trah itu  adalah  asal kejadian, kembali ke asal, bahkan dikatakan juga artinya Tuhan, manusia itu pada dasarnya memang ada unsur Tuhan maka di mana pun dia berada ia tidak akan bisa lepas dengan Allah.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

nuansa

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan is a scientific publication media that contains Islamic sciences to support the development of Islamic knowledge. This journal is published two times a year in June and December by Program Pascasarjana IAIN ...