Penyakit yang menyerang ikan nila salah satunya adalah penyakit motile aeromonad septicaemia (MAS). Hidrolisat peptida merupakan alternatif untuk mengendalikan infeksi A. hydrophila penyebab penyakit MAS. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dosis optimal penggunaan hidrolisat peptida untuk pengobatan infeksi A. hydrophila pada ikan nila. Penelitian terdiri dari lima perlakuan dan tiga ulangan yaitu K- (tanpa injeksi A. hydrophila dan tanpa hidrolisat peptida), HP 0% (injeksi A. hydrophila dan tanpa hidrolisat peptida), HP 50% (injeksi A. hydrophila dan hidrolisat peptida 50 µL + 50 µL PBS), HP 100% (injeksi A. hydrophila dan hidrolisat peptida 100 µL), dan OTC (injeksi A. hydrophila dan oxytetracyclin 50 ppm). Uji tantang dilakukan pada awal pemeliharaan dengan menginjeksikan bakteri A. hydrophila sebanyak 0.1 mL per ekor ikan dengan kepadatan 106 CFU mL-1. Pengobatan dengan hidrolisat peptida dan oxytetracyclin sebanyak 0.1 mL per ekor ikan dilakukan pada hari ke tiga setelah uji tantang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian hidrolisat peptida dengan dosis 50% efektif untuk mengobati ikan nila yang terinfeksi bakteri A. hydrophila dengan nilai kelangsungan hidup sebesar 70%.
Copyrights © 2021