Jurnal Teologi Pambelum
Vol 1 No 1 (2021): Gereja dan Masyarakat meresponi Pandemi covid 19

PETAKA DI AWAL TUAIAN: (Dampak Perang Banjar Tahun 1859-1866 Terhadap Pelayanan Rheinische Missionsgesellschaft)

Andrian (STTGKE)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2021

Abstract

Pada Hari Pekabaran Injil GKE sering disinggung tentang peristiwa pembunuhan Misionaris Rheinische Missionsgesellschaft (RMG) di Tanggohan dan Penda Alai pada tanggal 7 dan 9 Mei 1859. Pembunuhan tersebut merupakan dampak buruk dari Perang Banjar terhadap pelayanan RMG. Tidak ada penjelasan secara terperinci mengenai peristiwa tersebut. Hermann Witschi dan Fridolin Ukur berpendapat bahwa pembunuhan tersebut terjadi karena para pasukan Perang Banjar tidak dapat membedakan antara orang-orang Belanda selaku penjajah dan para Misionaris RMG selaku Pemberita Injil atau dengan kata lain terjadi penyamarataan orang-orang Eropa, sehingga pembunuhan tersebut bukan suatu kesengajaan. Dengan studi kepustkaan, tulisan ini bertujuan untuk meneliti lebih dalam motif-motif lain mengapa terjadi pembunuhan terhadap misionaris RMG. Hasil penelitian menunjukan beberapa peristiwa sejarah Perang Banjar memiliki indikasi bahwa pembunuhan tersebut memiliki motif-motif islami yang berupaya menghambat Pekabaran Injil di Kalimantan. Perang Banjar menjadi sejarah heroik melawan penjajah, tetapi juga menjadi catatan kelam bagi sejarah Kekristenan di Kalimantan. Catatan kelam yang akhirnya tetap membawa terang yang lebih cerah baik bagi gereja di Kalimatan maupun di luar Kalimantan.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

pambelumjtp

Publisher

Subject

Religion

Description

The Pambelum Theological Journal is a journal that publishes theological research studies in four theological families: Exegetical Theology (Biblical Theology/Old Testament Theology and New Testament Theology), Systematic Theology (dogmatics, ethics, philosophy of religion), Practical Theology ...