Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa kelas V SDN Deketwetan pada pembelajaran tematik dengan menggunakan model Two Stay Two Stray. Penelitian ini didasari dari kurangnya keaktifan siswa di kelas sehingga berdampak pada keefektifan belajar siswa yang cenderung rendah. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan sistem siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi yang dilakukan dalam dua siklus. Teknik evaluasi yang digunakan adalah teknik non tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan model Two Stay Two Stray berhasil meningkatkan aktivitas . Hal tersebut terbukti dengan persentase aktivitas belajar pada siklus I 70,8% dan meningkat menjadi 87,5% pada siklus II. Adapun hambatan dalam menerapkan model Two Stay Two Stray adalah tidak semua materi dapat disajikan dalam bentuk diskusi, dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Upaya yang dapat dilakukan guru dalam mengatasi hambatan tersebut adalah guru harus mampu memaksimalkan penggunaan gambar dalam pembelajaran serta dapat mengefektifkan dan mengefesienkan penggunaan waktu dengan baik. Dengan demikian, penggunaan model Two Stay Two Stray dapat dijadikan salah satu model pembelajaran untuk diterapkan pada pembelajaran lainnya. Penggunaan model Two Stay Two Stray terbukti sangat berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas belajar siswa.
Copyrights © 2020