Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menggambarkan kemampuan komunikasi matematika berdasarkan jenis kelamin siswa. Pendekatan pembelajaran yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi, serta dianalisis dengan menggunakan teknik triangulasi data atau analisis data interaktif, yang meliputi reduksi data, penyajian atau verifikasi, dan kesimpulan. Partisipan penelitian terdiri dari 6 siswa, terdiri dari 3 siswa laki-laki dan 3 siswa perempuan. Hasil penelitian yang dilakukan di SMP N 2 Serang adalah sebagai berikut: (1) baik siswa laki-laki maupun siswa perempuan mampu memahami, menginterpretasikan, dan mengevaluasi ide-ide matematika secara lisan; (2) siswa laki-laki lebih mampu mengungkapkan ide-ide matematika secara lisan, sedangkan siswa perempuan lebih unggul dalam mengungkapkan ide-ide matematika secara visual dan tulisan; (3) siswa laki-laki lebih mahir dalam menggunakan istilah untuk menyampaikan ide-ide matematika, sedangkan siswa perempuan tidak hanya menggunakan istilah namun juga mampu menggunakan notasi matematika.
Copyrights © 2023