Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu komoditi hasil perkebunan yang mempunyai peran cukup penting dalam kegiatan perekonomian di Indonesia. Pengembangan kakao di Kabupaten Manokwari Selatan sudah dilakukan sejak tahun 1955. Namun demikian budidaya kakao di daerah ini masih mengalami beberapa hambatan. Hambatan yang paling terasa adalah serangan hama dan penyakit serta sumber daya manusia yang kurang/rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan teknis agronomis budidaya kakao di PT. Ebier Suth Cokran dan untuk menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi penerapan teknis agronomis budidaya kakao di PT. Ebier Suth Cokran. Metode yang digunakan adalah deskriptif dan dilanjutkan dengan uji Partial Least Square untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur dan pengalaman berpengaruh terhadap teknik penanaman, teknik pemeliharaan serta panen dan pascapanen namun tidak berpengaruh terhadap pembibitan
Copyrights © 2023