Permasalahan dalam penelitian ini adalah bentuk alih kode dan campur kode yang digunakan oleh masyarakat Pasir Putih Lingkungan VI Kelurahan Pasar Teluk Dalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan alih kode dan campur kode dalam interaksi yang dilakukan oleh masyarakat tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah bentuk alih kode dari bahasa Indonesia ke bahasa Nias, dan bentuk campur kode bahasa Indonesia dengan bahasa Nias. Hal ini terjadi karena (1) penyesuaian diri pada peran atau situasi pada saat berkomunikasi (2) penutur memiliki kemampuan menguasai bahasa lebih dari satu bahasa (3) memperjelas maksud dari penutur sehingga penutur mengalihkan bahasanya, (4) mempermudah penutur dalam berkomunikasi. Berdasarkan hasil penelitian di atas peneliti menyimpulkan bahwa masyarakat Pasir Putih Lingkungan VI Kelurahan Pasar Teluk Dalam menggunakan alih kode dan campur kode untuk menyesuaikan diri terhadap lawan bicara. Saran peneliti yaitu hendaknya masyarakat tidak lagi menggunakan campur kode dan alih kode pada saat melakukan interaksi dan memperluas pengetahuan tentang penggunaan bahasa yang baik dan tepat.
Copyrights © 2023