Indonesia disebut sebagai negara mega biodiversitas karena kekayaan keanekaragaman hayatinya. Anggrek menjadi tumbuhan yang penting dan mendesak untuk dijaga kelestariannya. Konservasi anggrek belum menjadi gerakan moral, sosial, dan budaya yang terintegrasi di kalangan akademik yang mengarahkan pada aspek mendasar dalam kehidupan yang berkelanjutan. Pendataan status anggrek untuk dikonservasi masih minim dan belum dilakukan secara keseluruhan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan jika dokumentasi anggrek memiliki potensi untuk mempromosikan cinta terhadap tanah air melalui pemahaman akan keanekaragaman hayati Indonesia, memvisualisasikan upaya konservasi, dan memperkuat nilai-nilai budaya lokal. Melalui studi kasus di Padukuhan konservasi anggrek spesies di Desa Batur, DIY, penelitian ini memberikan wawasan yang kaya tentang bagaimana cinta terhadap tanah air, konservasi anggrek, dan pendidikan kewarganegaraan dapat diintegrasikan melalui dokumentasi anggrek. Penelitian ini diharapkan dapat menginspirasi upaya pengelolaan lingkungan yang lebih holistik dan pemahaman yang lebih dalam tentang nilai-nilai kewarganegaraan dan budaya dalam konteks lingkungan berkelanjutan.
Copyrights © 2023