Jurnal Farmasetis
Vol 12 No 4 (2023): Jurnal Farmasetis: November 2023

Perbedaan Kadar Vitamin C pada Terong Belanda (Solanum Betaceum Cav.) Segar dan Rebusan secara Spektrofotometri Visibel

Risma Amanda Putri (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional)
Novena Yety Lindawati (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional)



Article Info

Publish Date
01 Sep 2023

Abstract

Terong belanda merupakan salah satu jenis buah yang memiliki kandungan vitamin C yang merupakan salah satu zat antioksidan yang kuat. Dalam pengolahannya sering kali direbus atau dimakan langsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kadar vitamin C dari terong belanda segar dan rebus yaitu dengan lama perebusan 5 menit. Uji kualitatif menggunakan pereaksi Fehling A dan Fehling B menghasilkan endapan merah bata, pereaksi iodium menghasilkan warna dari iodium hilang serta pereaksi ammonium molibdat dengan menunjukkan hasil berwarna biru molibden yang bermakna positif mengandung vitamin C. Uji kuantitatif dilakukan secara Spektrofotometri Visibel dengan panjang gelombang 568,0 nm dan operating time menit ke-25. Hasil dari uji kuantitatif rata-rata kadar vitamin C pada terong belanda segar 11,05 mg/100 g dengan nilai%KV 0,5040% dan untuk terong belanda rebus memiliki rata-rata kadar 4,67 mg/100 g dengan nilai %KV 0,1241%. Pada uji independent t-test, menunjukkan hasil nilai signifikansi kurang dari 0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan kadar vitamin C antara terong belanda segar dan kadar vitamin C terong belanda rebus.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

far

Publisher

Subject

Education Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal farmasetis merupakan bagian integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. Jurnal farmasetis berfokus pada topik teknologi farmasi, manajemen, farmasi sosial, obat tradisional, dan farmakologi yang mencakup 17 pilar meliputi: Pengelolaan resep, Swamedikasi, Manajemen ...