Kangkung pagar (Ipomea carnea Jacq) merupakan tumbuhan liar yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan karena berpotensi dalam aktivitas antioksidan, anti mikroba, dan banyak aktivitas farmakologi lainnya. Untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder dari bunga tambuhan kangkung pagar dan uji antibakteri terhadap bakteri Salmonella typhi dari ekstrak. mengekstraksi bunga kangkong pagar yang berwarna ungu, menentukan kandungan metabolit sekunder melalui skrining fitokimia kemudian menguji aktivitas antibakteri (bakteri Salmonella typhi) pada ekstrak n-heksana, etil asetat dan etanol dengan variansi konsentrasi masing-masing3000 ppm, 2500 ppm, 2000 ppm dan 1500 ppm. Metode yang dipakai adalah difusi cakram dengan kontrol positif yang digunakan yaitu Amoxycillin dan DMSO 10% sebagai kontrol negatif. kandungan metabolit sekunder simplisia flavonoid, alkaloid, saponin, fenolik, tannin, terpenoid dan steroid. Sementara hasil uji antibakteri dari ekstrak n-heksana, etil asetat dan etanol bunga kangkung pagar menunjukkan bahwa ekstrak bunga kangkung pagar dapat menghambat bakteri Salmonella typhi dengan kategori daya hambat lemah, sedang ekstrak etanol bunga kangkung pagar yang paling besar diameter zona hambat yaitu 10,98 mm dengan konsentrasi 3000 ppm juga termasuk lemah. ekstrak bunga kangkung pagar memiliki kandungan metabolit yang potensial. Namun memiliki keefektifan antibakteri yang lemah pada variansi konsentrasi yang diuji. Sebaiknya diuji pada konsentrasi persentase ekstrak agar didapatkan hasil yang maksimal pada pengujian antibakteri. Dengan demikian, ekstrak bunga kangkung pagar dapat digunakan sebagai antibakteri dan bisa sebagai alternatif obat herbal ke depannya.
Copyrights © 2023