Majalah Farmasi dan Farmakologi (Trends in Pharmacy and Pharmaceutical Sciences)
Vol. 27 No. 2 (2023): MFF

PREDIKSI TOKSISITAS SENYAWA JAMU ANTI-HIPERTENSI DENGAN RESEPTOR ANGIOTENSIN II TIPE 1 (AGTR1) SECARA IN SILICO

Rizky Lestari (a:1:{s:5:"en_US"
s:18:"Universitas Pakuan"
})

Lusi Agus Setiani (Universitas Pakuan)
Usep Suhendar (Universitas Pakuan)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2023

Abstract

Penggunaan jamu antihipertensi dimasyarakat merupakan salah satu pengobatan hipertensi. Kombinasi tanaman sebagai antihipertensi terdiri dari Imperatae rhizoma, Centella herba, Pyllanthi herba, Orhosiphonis folium, Curcumae rhizoma, dan Apii graviolentis. Jamu diketahui bekerja secara sinergis pada banyak reseptor, salah satunya adalah reseptor AGTR1. Sebagai skrining awal keamanan jamu antihipertensi dilakukan prediksi toksisitas berdasarkan interaksinya pada reseptor. Penelitian ini bertujuan memprediksikan interaksi senyawa jamu antihipertensi terhadap reseptor AGTR1 (PDB ID: 4ZUD) dan memprediksi toksisitas senyawa dengan interaksi terbaik secara in silico. Terdapat 196 senyawa dalam jamu antihipertensi yang akan diskrining menggunakan parameter Lipinski’s Rule of Five (ROF). Autodock 4.2 digunakan untuk memprediksi interaksi 126 senyawa yang memenuhi ROF. Dari hasil penambatan diperoleh 14 senyawa dan diambil 5 senyawa dengan interaksi terbaik untuk diprediksikan toksisitas akut dengan nilai LD50 dan toksisitas kronisnya dengan parameter, karsinogen, mutagen, hepatotoksik, dan nefrotoksik menggunakan tools Ochem, Protox II, dan Toxtree. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan senyawa dengan interaksi terbaik adalah  alnustone, hinokinin, nirtetralin,  3-O-cis-p-coumaroylkaempferol, dan hypophyllanthin. Hypophyllanthin memiliki interaksi terbaik dengan  nilai konstanta inhibisinya 3,16 µM, energi bebas Gibbs (∆G) -7,5 kkal/mol, dan berikatan dengan 12 asam amino. Dari kelima senyawa tidak ada yang bersifat hepatotoksik; Senyawa alnustone diprediksi karsinogen mutagen; senyawa alnustone dan 3-O-cis-p-coumaroylkaempferol diprediksi nefrotoksik; serta senyawa hypophyllanthin dan nirtetralin diprediksi toksik dengan nilai LD50 500 mg/kg.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

mff

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

Majalah Farmasi dan Farmakologi diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin tiga kali setahun, yaitu pada Bulan April, Agustus, dan Desember dengan ISSN 1410-7031 dan e-ISSN 2655-6715 yang berisi tulisan atau artikel tentang hasil penelitian atau telaah literatur dalam bidang ...