Perdagangan pertanian global telah meningkat tajam selama tiga dekade terakhir, dan telah berubah dalam struktur dengan pentingnya peningkatan produk bernilai tinggi seperti produk hortikultura, susu dan produk daging. Komoditas hortikultura yang merupakan bagian produk pertanian telah memperoleh banyak perhatian diperdagangan internasional. Hortikultura juga merupakan komoditas yang penting dan strategisnya juga tersedia dalam jumlah yang cukup dengan mutu yang layak, aman dikonsumsi, dan dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat.Pasar hortikultura di dunia sangat lah besar dan menunjukkan kecenderungan yang semakin meningkat sejalan dengan peningkatan laju pertumbuhan penduduk. Produk hortkultura merupakan sumber yang semakin penting dari pendapatan ekspor bagi banyak negara berkembang. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber antara lain FAO, WDI, WTO, Comtrade, dan CEPIL. Komoditas hortikultura yang dianalisis daya saingnya yaitu, potatoes, fres or chilled nes.Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dan kuantitatif. Metode deskriptif digunakan nilai ekspor hortikultur di pasar internasional serta menganalisis data data-data yang digunakan dalam penelitian ini. Metode kuantitatif yang digunakan menganilisis keunggulan komperatif komoditi hortikultura negara berkembang adalah menggunakan Revealed Comparative advantage (RCA), sedangkan metode export product dynamic (EPD) digunakan untuk mengetahui daya saing berdasarkan performa ekspor hortikultur.
Copyrights © 2023