Rele diferensial pada transformator merupakan proteksi penting yang bekerja secara independen dan membutuhkan waktu respon cepat. Pengaturan yang tepat pada rele merupakan faktor kunci dalam menjaga keefektifan proteksi sistem transmisi dan meningkatkan efisiensi. Penelitian ini memanfaatkan data sekunder yang didapat dari gardu induk Tanggul digunakan sebagai dasar perhitungan matematis. Rasio transformator arus yang digunakan pada transformator memiliki konfigurasi 300:1 A pada sisi primer 150 kV, dan 2000:5 A pada sisi sekunder 20 kV. Penentuan rasio ini dilakukan berdasarkan perhitungan yang dilakukan, diperoleh nilai arus rating sebesar 254,034 A pada sisi primer 150 kV dan 1905,256 A pada sisi sekunder 20 kV. Iset yang didapatkan dari hasil perhitungan yaitu 0,0965 p.u. Namun, agar memenuhi persyaratan keselamatan yang meliputi faktor keamanan (5 persen), mismatch (4 persen), arus eksitasi (1 persen), kesalahan sadapan (10 persen), dan kesalahan CT (10 persen), Iset disesuaikan menjadi 0,3 p.u. dengan harapan bahwa pengaturan tersebut dapat berfungsi secara optimal. Berdasarkan perhitungan, diperoleh slope 1 dan slope 2 sebesar 11,8 persen dan 23,6 persen. Kurva karakteristik mengalami pergeseran, sehingga responsivitas rele akan meningkat dan memiliki toleransi yang rendah terhadap arus diferensial transien. Dalam simulasi menggunakan perangkat lunak ETAP Power Station 19.0.1, kinerja rele diferensial pada transformator 1 gardu induk Tanggul sudah benar dan menunjukkan hasil yang sesuai dengan prinsip selektivitas dalam daerah proteksi.
Copyrights © 2023