Dalam penyaluran tenaga listrik kepada konsumen terdapat peralatan tenaga listrik yaitu transformator distribusi yang berfungsi sebagai menurunkan tegangan menengah ke tegangan rendah. Dalam proses pendistribusian sering kali terjadi ketidakseimbangan beban antar fasanya. Hal ini dikarenakan penggunaan listrik tidak bersamaan dalam kurun waktu tertentu. Ketidakseimbangan beban pada setiap fasa-fasanya menimbulkan arus pada netral. Arus netral yang mengalir dapat mengakibatkan rugi-rugi daya (losses), dan rugi-rugi ini berpengaruh terhadap efisiensi transformator. Dalam menganalisa permasalahan menggunakan perhitungan secara matematis dengan menggunakan persamaan ketidakseimbangan beban, rugi-rugi daya, dan efisiensi transformator. Analisa menunjukkan hasil rata-rata persentase ketidakseimbangan beban pada transformator AD185 sebesar 11,4 persen, dengan persentase ketidakseimbangan yang tertinggi pada jam 10:00 sebesar 12,6 persen. Pada transformator AD180 rata-rata persentase ketidakseimbang beban sebesar 8,5 persen, dengan persentase ketidakseimbangan yang tertinggi pada jam 18:00 sebesar 11,3 persen. Pada transformator AD185 rata-rata rugi-rugi daya sebesar 1,487 kW, dengan rugi-rugi daya yang tertinggi pada jam 19:00 sebesar 1,674 kW. Pada transformator AD180 rata-rata rugi-rugi daya sebesar 1,683 kW, dengan rugi-rugi daya yang tertinggi pada jam 18:00 sebesar 2,119 kW. Pada transformator AD185 rata-rata persentase efisiensi transformator sebesar 98,38 persen, dengan persentase efisiensi terendah pada jam 19:00 sebesar 98,27 persen. Pada transformator AD180 rata-rata persentase efisiensi transformator sebesar 98,39 persen, dengan persentase efisiensi terendah pada jam 18:00 sebesar 98,07 persen.
Copyrights © 2023