Dampak terbesar pada sistem distribusi tenaga listrik adalah kualitas, kontinuitas dan ketersediaan pelayanan tenaga listrik kepada konsumen. Indeks yang digunakan adalah SAIFI (System Average Interruption Frequency) dan SAIDI (System Average Interruption Duration). Untuk menentukan laju distribusi sistem yang diteliti, gunakan metode section technique dan tingkatkan peralatan Load Break Switch (LBS). Dalam analisis penelitian ini bahwasannya nilai keandalan penyulang Bulak Banteng adalah 3.34686761 jam per tahun dan untuk SAIFI adalah 5.13088 kali per tahun. Hasil perhitungan indeks koreksi kemudian dianalisis berdasarkan standar SPLN 682: Tahun 1986, nilai indeks SAIFI 5,13088 kali pertahun yaitu 3,2 kali pertahun, dan SAIDI 3,34686761 jam pertahun di bawah standar yaitu 21 jam pertahun dan masih handal. Pada perhitungan Reliability, setelah penambahan Load Break Switch (LBS), SAIFI memiliki 1,95 kali per tahun dan SAIDI memiliki 6,8547 jam per tahun. Dari hasil perhitungan indeks keandalan kemudian dianalisis dengan menggunakan standar bahwa SAIFI berada di bawah standar dalam setahun yaitu. 3,2 kali setahun untuk dapat diandalkan, untuk SAIFI 6,8547 jam setahun. Jadi, sistem distribusi pada PT. PLN Rayon Kenjeran masih bersifat andal.
Copyrights © 2023