Pendidikan Bahasa Indonesia merupakan pendidikan dasar yang sangat penting dalam dunia pengetahuan. Pembelajaran Bahasa Indonesia menggaris bawahi, pemanfaatan bahasa Indoensia. Peserta didik diharapkan memiliki kemampuan berbahasa, karena bahasa memegang peranan penting dalam kehidupan manusia, khususnya oleh pengajar bahasa Indonesia. Peneliti menggunakan pembelajaran berpikir kritis discovery learning dan kelompok kontrol sehingga dalam penelitian akan terlihat perbandingan dan dari perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Peneliti menggunakan metode true experimental design. Dengan rancangan Posttest-Only Control Design melalui teknik pengambilan sempel dengan sampling yang terdiri dari 2 kelas V sebagai kelas ekperimen dan kelas kontrol disekolah dasar. Instrumen yang digunakan yaitu indikator kemampuan berpikir kritis yang terdiri dari 10 soal essay. Teknik analisis data menggunakan Uji Independent Samples T Test dengan menggunakan Software SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh dalam model discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V di SDN Srengseng Sawah 11.
Copyrights © 2023