Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui jenis-jenis kerusakan dan jumlah total kerusakan pada proses produksi pita cukai berperekat, mengetahui jenis kerusakan yang paling banyak terjadi pada proses produksi pita cukai beserta faktor-faktor penyebab kerusakan tersebut, membuat usulan perbaikan untuk mengurangi kerusakan yang paling banyak terjadi produk pita cukai berperekat, sertamengetahui hasil perbaikan yang diterapkan pada proses produksi pita cukai berperekat. Jumlah kerusakan Pita Cukai Berperekat dari bulan Juni 2022 sampai dengan Februari 2023 melebihi standar yang telah ditentukan perusahaan, yaitu maksimal kerusakan adalah sebesar 5% per bulan. Pendekatan masalah yang digunakan yaitu menggunakan diagram pareto, lalu menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) dan metode Failure Mode and Analysis (FMEA). Dari hasil pengolahan data menggunakan diagram pareto didapatkan jenis cacat dominan yaitu blobor, rusak die cut, die cut tidak terpotong, sobek, cetakan tebal, dan miss register, kemudian analisa menggunakan metode Fault Tree Analysis untuk menganalisa penyebab kegagalan kerusakan tersebut. Lalu dilanjutkan dengan analisis menggunakan metode Failure Mode And Effect Analysis dilakukan identifikasi potensi failure mode pada proses produksi, mengidentifikasi efek kegagalan pada proses poduksi, mengidentifikasi penyebab–penyebab kegagalan pada proses produksi, mengidentifikasi mode–mode deteksi proses produksi, serta menentukan rating terhadap Severity, Occurance, Detection, dan RPN (Risk Priority Number). Lalu ditentukan tindakan perbaikan dan dilakukan kembali perhitungan RPN setelah perbaikan tersebut diterapkan pada proses produksi pita cukai berperekat. Berdasarkan hasil penelitian, nilai RPN setelah perbaikan berkurang. Total penurunan RPN adalah 63%. Dan failure mode yang memiliki penurunan RPN paling besar adalah “kertas yang menempel satu sama lain pada saat proses die cut berlangsung”, yang failure effects-nya adalah “kerusakan die cut tidak terpotong, penurunannya sebesar 96%.
Copyrights © 2023