Penelitian ini bertujuan mengeksplor campur kode padagang Pasar Pagi Arengka di Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi komunikasi. Hasil penelitian menemukan bahwa pedagang di Pasar Pagi Arengka menggunakan campur kode internal dan eksternal dalam bertutur. Sisanya menggunakan pengkodean bahasa Betawi. Selain itu, menemukan adanya dialek yang memperkuat pengaruh bahasa Minang di Pasar tradisional ini. Kode-kode dari bahasa Minang yang digunakan mengandung nilai budaya, pengetahuan, dan religiusitas masyarakat minangkabau yang memiliki falsafah Adat Basandi Syara’dan Syara’ Basandi Kitabullah.
Copyrights © 2023