Kehidupan dunia dengan segala isinya tentu memiliki dampak yang berbeda sesuai konteks. Dampak yang beragam itu juga memerlukan respons yang berbeda pula. Pastoral sebagaimana kita ketahui dalam ilmu teologia kerap kali diasosiasikan dengan sebuah pendekatan gereja terhadap orang atau keluarga yang mengalami duka cita saja, atau peroalan rumah tengga, dlb. Sementara kondisi sosial sebegitu kuatnya mengharapkan sebuah respons teologis. Kondisi ini memaksa untuk bertanya, apakah pastoral hanya terkait dengan kehidupan pribadi, dan rumah tanngga masing-masing dengan segala problematikana. Melalui artikel ini saya berargumen bahwa pastroral juga perlu terkait dengan persoalan-persoalan sosial dalam masyarakat. Teologi sosial adalah sebuah pendasaran teologis terhadap kehidupan seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pastoral sosial terkait kelas sosial, gender, dan tekanan lingkungan sosial yang semakin keras. Metode yang digunakana adalah kualitatif dengan memperjumpakan sejumlah teori pastoral dan konteks sosial. Hasilnya adalah terdapat beberapa fungsi pastoral yang terkait masalah-masalah sosial yang perlu diberi perhatian oleh gereja.
Copyrights © 2022