Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan

Penerapan Teknologi Fitoremediasi Menggunakan Tanaman Eceng Gondok untuk Mengolah Air Limbah Laundry

Farikh Akhsanul Hafidhin (Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Universitas PGRI Adi Buana Surabaya)
Rhenny Ratnawati (Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Universitas PGRI Adi Buana Surabaya)
Sugito Sugito (Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Universitas PGRI Adi Buana Surabaya)
Joko Sutrisno (Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Universitas PGRI Adi Buana Surabaya)
Indah Nurhayati (Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Universitas PGRI Adi Buana Surabaya)
Aulia Nur Febrianti (Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Universitas PGRI Adi Buana Surabaya)
Muhammad Al Kholif (Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Universitas PGRI Adi Buana Surabaya)



Article Info

Publish Date
15 Aug 2023

Abstract

Air limbah laundry memiliki kandungan utama pencemar seperti detergen, surfaktan, fosfat, BOD (Biochemical Oxygen Demand) dan COD (Chemical Oxygen Demand). Penerapan teknologi fitoremediasi dengan menggunakan tanaman enceng gondok bisa menjadi alternatif terbaik dalam menghilangkan pencemar pada air limbah laundry. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan jumlah variasi tanaman enceng gondok dari setiap reaktor fitoremediasi dalam mereduksi pencemar BOD, COD, dan fosfat. Perlakuan diawali dengan menguji karakteristik awal air limbah laundry, aklimatisasi, Range Finding Test (RFT), dan proses fitoremediasi. Kadar RFT yang digunakan adalah 40%, yang dijadikan sebagai acuan pada fitoremediasi. Tahapan fitoremediasi dilakukan selama 20 hari. Variabel yang digunakan adalah variasi jumlah tanaman pada 3 reaktor, yaitu 5 tanaman pada reaktor A, 10 tanaman pada reaktor B, dan 15 tanaman pada reaktor C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan fitoremediasi dengan tanaman eceng gondok sangat berpengaruh terhadap penurunan kadar BOD, COD, dan fosfat. Reaktor C dengan 15 tanaman eceng gondok merupakan reaktor yang paling baik dalam menurunkan parameter BOD sebesar 33 mg/L dan COD sebesar 57 mg/L. Sedangkan reaktor yang paling baik dalam menurunkan parameter fosfat yaitu pada reaktor B sebesar 0.9 mg/L. Perlakuan fitoremediasi dengan tanaman eceng gondok memiliki efisiensi dalam menurunkan kadar pencemar BOD (68.86%), COD (66.86%), dan fosfat (77.5%).

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jai2

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Environmental Science Immunology & microbiology Veterinary

Description

Jurnal yang memuat hasil - hasil penelitian terkait ilmu alam dan lingkungan termasuk review meliputi lingkungan, kelautan, konservasi, mikrobiologi, bioaktif, dan yang relevan. ...