Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumen tes diagnostik tiga tingkat berbasis web sebagai instrumen lanjutan untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa dalam materi reaksi redoks. Proses pengembangan dievaluasi berdasarkan kriteria validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Metode research and development (R&D) diterapkan dengan menggunakan model ADDIE. Uji coba terbatas dilakukan dengan 15 siswa dari Madrasah Aliyah Al Fatich Surabaya. Hasil penelitian ini mengkonfirmasi instrumen tes diagnostik tiga tingkat berbasis web sebagai alat yang layak dan sesuai untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa pada materi reaksi redoks. Hal ini didukung oleh nilai rata[1]rata validitas yang sangat memuaskan, yaitu 96.5 % untuk validitas isi dan 97.2% untuk validitas konstruk, yang menempatkan instrumen ini dalam kategori sangat valid. Kepraktisan instrumen dinilai melalui kuesioner siswa, menghasilkan nilai rata-rata yaitu 87.9%, yang menunjukkan bahwa instrumen sangat praktis. Dalam hal efektivitas, diperoleh nilai rata-rata 91.7% untuk perubahan yang terlihat dalam tingkat perubahan pemahaman konseptual, sehingga termasuk dalam kategori sangat efektif.
Copyrights © 2023