Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik generasi muda yang dalam hal ini terdiri dari karakteristik berdasarkan usia, pendidikan dan pendapatan terhadap pelaksanaan adat perkawinan Melayu di kabupaten kepulauan Anambas. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini ialah pendekatan kuantitatif, dimana data yang diperoleh ialah data yang berbentuk angka. Populasi pada penelitian ini ialah keseluruhan generasi muda yang terdapat di kepulauan Anambas, oleh karena jumlahnya tidak diketahui maka digunakan rumus cochran untuk menemukan sampel dan diperoleh hasil sebanyak 97 responden penelitian. Metode analisis data yang dilakukan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil yang diperoleh ialah karakteristik berdasarkan usia memiliki nilai signifikansi 0,004 (0,003 < 0,05), karakteristik berdasarkan pendidikan memiliki nilai signifikansi 0,001 (0,001 < 0,05) dan karakteristik berdasarkan pendapatan memiliki nilai signifikansi 0,198 (0,198 > 0,05). Dengan demikian, maka kesimpulan yang diperoleh ialah karakteristik generasi muda berdasarkan usia dan pendidikan berpengaruh signifikan terhadap pelaksanaan adat perkawinan melayu di kabupaten kepulauan Anambas. Sedangkan karakteristik berdasarkan pendapatan tidak berpengaruh signifikan terhadap pelaksanaan adat perkawinan melayu di kabupaten kepulauan Anambas.
Copyrights © 2023