Berat lahir rendah (BBLR) merupakan bayi yang terlahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram. Berat badan lahir rendah sebagai faktor utama peningkatan mortalitas, morbiditas, serta disabilitas bayi dan juga memberikan dampak jangka panjang terhadap kehidupanya dimasa depan, salah satu efek jangka panjang pada bayi berat badan lahir redah yaitu gangguan perkembangan salah satunya adalah stunting. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan desain penelitian analitik korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita di Posyandu Krajan Desa Wonosari Kecamatan Grujugan yaitu sejumlah 90 balita dan jumlah sampel sebanyak 74 Balita. Tehnik sampling Simple Random Sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi kemudian data diolah dengan menggunakan uji spearman rank Hasil analisis riwayat berat badan lahir sebagian besar tidak BBLR yaitu 64 anak (86,5%) dan anak usia < 5 Tahun Sebagian besar tidak stunting yaitu sebanyak 53 anak (71,6%). Hasil analisis berat badan lahir rendah (BBLR) dengan stunting sebesar 0,001 (lebih kecil dari 0,05) maka terdapat hubungan linear secara signifikan antara variable berat badan lahir rendah dengan stunting pada anak < 5 tahun.
Copyrights © 2024