Menulis adalah kegiatan yang akan sering dilakukan oleh individu dalam proses pembelajaran. Analisis ini berfokus pada gangguan menulis atau dengan kata lain disgrafia. Tujuan penulisan ini adalah 1) mendeskripsikan teori menulis dan permasalahannya dalam perspektif psikolinguistik 2) mendeskripsikan proses seorang anak yang mengalami permasalahan menulis (disgrafia). Penelitian dilakukan pada anak yang berusia 6 tahun, yang mengalami gangguan menulis atau Disgrafia. Terlihat anak yang berinisial YAR ini memiliki gangguan menulis dan bentuk tulisan yang tidak semestinya. Sehingga perlu adanya perbaikan agar gangguan tersebut dapat segera diatasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Metode tersebut bertujuan untuk mendeskriptifkan secara sistematis, aktual dan akurat. Penelitian ini merupakan penelitian analisis dokumen-dokumen resmi seperti ,Buku, Artikel, Jurnal, Internet, hasil wawancara. Hasil temuan dalam penelitian ini yaitu YAR dapat menulis dengan baik seperti anak-anak normal lainnya setelah melakukan pembiasaan dan berlatih menulis yang sudah dibimbing guru dan orang tuanya. Gangguan menulis pada anak tidak boleh dibiarkan berlarut, harus terus diasah sejak dini sejak diketahuinya anak memiliki gangguan, agar anak dapat berkembang dengan baik dan sama dengan anak-anak yang lainnya.
Copyrights © 2023