Pembelajaran menyusun kalimat tanya merupakan pembelajaran yang sangat penting karena memberikan dampak positif terhadap keberhasilan belajar siswa dimasa mendatang. Tetapi realitanya menunjukkan bahwa kemampuan siswa menyusun kalimat tanya masih rendah. Hal ini disebabkan karena pendekatan dan media pembelajaran tidak bervariasi menyebabkan siswa bosan, siswa kurang termotivasi dan siswa kurang paham dalam menyusun kalimat tanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model Discovery Learning berbasis media gambar terhadap kemampuan siswa menyusun kalimat tanya muatan Bahasa Indonesia kelas III sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (quasi eksperimental desaign) dengan rancangan desain penelitian bentuk non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 159 siswa dari 3 sekolah negeri yang berbeda. Seluruh populasi disetarakan menggunakan uji Anava, setelah populasi setara dilanjutkan pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode tes objektif berjumlah 25 butir. Data hasil penelitian dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil analisis hipotesis diperoleh thitung = 3,822 lebih besar dari ttabel = 1,998 berdsarkan taraf signifikansi 5% dan dengan dk = 63, sehingga H0 ditolak. Sehingga, terdapat perbedaan yang signifikan dari penggunaan model Discovery Learning berbasis media gambar terhadap kemampuan menyusun kalimat tanya muatan Bahasa Indonesia di kelas III sekolah dasar.
Copyrights © 2023