Budaya organisasi merupakan kebiasaan atau sistem yang terbentuk dalam suatu organisasi yang berlaku bagi seluruh anggota organisasi. Budaya organisasi berpengaruh dalam menciptakan pelayanan publik karena budaya organisasi yang baik dan fokus pada pelayanan publik dapat memotivasi anggota untuk dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap organisasi dan layanannya. Selain itu, budaya organisasi yang baik dapat membantu meningkatkan pelayanan publik dan memastikan bahwa organisasi tersebut dapat memberikan pelayanan yang memuaskan bagi masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis budaya organisasi yang di terapkan dalam peningkatan pelayanan administrasi kependudukan dan untuk mendeskripsikan dan menganalisi faktor penghambat dan pendukung dalam penerapan budaya organisasi dalam peningkatan pelayanan administrasi kependudukan di Kelurahan Pucang Sewu Kota Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Adapun teknik pengambilan data ini diperoleh dengan cara observasi dan wawancara. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan budaya organisasi yang di terapkan dalam peningkatan pelayanan administrasi kependudukan sudah terlihat baik terlihat dari Kelurahan menerapkan budaya organisasi yang berinovasi dan berani mengambil resiko, perhatian terhadap hal hal detail, orientasi hasil, orientasi orang, dan orientasi tim. Kelurahan juga sudah memberikan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat dengan baik yang selalu memberikan informasi yang jelas, bekerja sesuai dengan tupoksi, pegawai bersikap ramah, biaya pelayanan yang gratis, dan berbagai macam produk pelayanan yang diberikan.
Copyrights © 2023