Pencapaian akademik mahasiswa dipengaruhi oleh kemampuannya dalam meregulasikan emosinya yang sering kali dikesampingkan. Adanya perkuliahan daring berdampak terhadap emosi mahasiswa dari tingkat depresi, kecemasan, dan stresnya dengan signifikan. Dosen lebih sulit dalam memonitor mahasiswa dari segi emosinya dalam perkuliahan daring dibandingkan perkuliahan luring. Sebelumnya sudah terdapat penelitian terdahulu terkait pengaruh faktor afektif terhadap capaian pembelajaran mahasiswa, namun penelitian yang dilakukan sampel datanya dikumpulkan dalam jangka waktu yang pendek, menggunakan beberapa kuesioner afektif, dan menggunakan metode clustering yang bersifat hierarchical dibandingkan menggunakan metode clustering yang lebih sederhana. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan selama satu bulan menggunakan kuesioner afektif AEQ - S, DASS 21, ERQ dan nilai ujian Posttest serta algoritma Fuzzy C Means. Preprocessing yang dilakukan berupa reduksi dimensi menggunakan Principal Component Analysis. Pengujian pencarian hyperparameter terbaik dilakukan secara pengujian parsial dan menyeluruh yang kinerjanya diukur menggunakan silhouette score. Hasil penelitian memperoleh tiga pola karakter atau profil mahasiswa yang mempengaruhi capaian pembelajarannya. Silhouette score yang diperoleh dalam seluruh analisis cukup baik dengan nilai diatas 0.4 dan bahkan ada yang mendekati 0.5.
Copyrights © 2023