Keterbatasan lahan pertanian menghambat pertumbuhan tanaman, sehingga muncul microgreen sebagai solusi yang layak. Microgreen, seperti kubis contohnya, adalah tanaman sayuran kecil, bertekstur lembut, dan dapat dimakan. Tanaman microgreen kubis dapat tumbuh secara optimal di rentang suhu 16-25 derajat Celsius dan kelembapan di rentang 40-60%. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kondisi pertumbuhan tanaman microgreen kubis dengan mengatur suhu dan kelembaban menggunakan mikrokontroler Arduino Uno, aktuator pengendali suhu dan kelembaban, serta sensor DHT22. Penelitian ini menggunakan regresi linear untuk memprediksi durasi nyala aktuator berdasarkan pengaturan suhu dan kelembaban. Dengan menerapkan validasi silang 10-Fold, persamaan regresi linear untuk suhu (Y1) adalah 303,7X1 - 7584,6 dan untuk kelembaban (Y2) adalah 67,85 - 5421,73. Nilai kesalahan persentase absolut rata-rata (MAPE) yang diperoleh untuk suhu dan kelembaban adalah sebesar 2,241 dan 2,01%, secara berurutan. Waktu komputasi rata-rata adalah 128,9 ms.
Copyrights © 2023