Latar belakang: Kontrasepsi suntik adalah kontrasepsi yang paling diminati oleh pengguna KB. Cakupan akseptor KB tahun 2021 banyak memilih KB suntik yaitu sebesar 59,9%. KB suntik ini memiliki keefektivitasan 99% serta aman dan tidak mempengaruhi produksi ASI, tetapi kebanyakan dari pengguna KB Suntik tidak memahami dengan baik bagaimana efek samping dari penggunaan KB suntik tersebut. Tujuan: Mengkaji literatur mengenai efek samping yang dapat terjadi pada pengguna kontrasepsi suntik. Metode: Metode yang digunakan dalam penulisan ini yaitu literature review yang didapatkan dari database kesehatan seperti Elsevier, Pubmed, Indonesian Scientific Journal Database (ISTD) dan juga melalui website google scholar. Artikel yang dipilih 5 tahun terakhir (2017-2022) baik artikel nasional maupun internasional. Hasil: 10 artikel yang berasal dari 1 artikel Elsevier, 3 artikel dari Pubmed, 4 artikel dari ISTD, dan 2 artikel dari google scholar yang membahas tentang efek samping pengguna KB suntik. Kesimpulan: Kesimpulan yang didapat adalah adanya efek samping yang terjadi pada pengguna KB Suntik yaitu gangguan haid yaitu amenorrhea, spotting dan kenaikan berat badan, oleh karena itu, tenaga kesehatan terkhususnya bidan diharapkan lebih meningkatkan konseling mengenai penggunaan dan efek samping dari alat kontrasepsi.
Copyrights © 2023